Hai sobat :) jumpa lagi dipostingan saya,, hhe
kali ini saya akan menulis sebuah kisah singkat yang memiliki makna untuk kita semua...
Cerita ini saya dapat dari senior saya seorang mufassir yang hafidz hehe. mungkin kisah ini sedikit ada perbedaan, karena saya yang menulis :D, tapi maksud dan tujuannya sama...
simak yaa
Uang seratus ribu, kita semua pasti mengetahuinya karena seratus ribulah mata uang terbesar di Indonesia. Ketika uang seratus ribu ada ditangan kita, kita pasti menjaganya agar tidak terlipat-lipat apalagi kusam seperti uang seribu perak. Singkat cerita seorang guru di sebuah sekolah ketika dia memberikan pelajaran lewat uang seratus ribu di kelas.
Dengan memegang uang seratus ribu sembari mengangkat uang itu keatas sang guru berkata "Siapa yang mau uang ini?". Semua murid pun mengangkat tangan dan berkata "Saya mau".
kemudian guru itu meremas uang itu dengan tangannya dan berkata "Sekarang siapa yang mau uang ini?". Kembali semua murid mengangkat tangan dan mengatakan "Saya mau."
Selanjutnya dia melemparkan uang itu kelantai dan menginjaknya dengan sepatu sampai uang itu menjadi kotor ia pun berkata "Sekarang siapa yang mau ini?." Tetap saja semua murid mengangkat tangan dan mengatakan "saya mau."
Saat itulah sang guru memberikan palajaran terhadap muridnya, dia berkata "Inilah pelajaran kalian hari ini, dengan cara bagaimanapun kalian mengubah bentuk mata uang ini tidak akan pernah berpengaruh pada nilainya. Jika dikiaskan dengan kehidupan bagaimanapun kalian dihina, diremehkan, direndahkan, dilecehkan bahkan difitnah, kalian harus tetap yakin bahwa nilai hakiki kalian tidak akan pernah tersentuh, kalian akan teteap berdiri kokoh, secara otomatis kalian memaksa orang lain mengakui harga diri kalian, namun bila kalian kehilangan kepercayaan terhadap diri kalian sendiri, saat itulah kalian kehilangan segala-galanya.
Demikianlah sebuah kisah singkat dengan pelajaran yang ada didalamnya, semoga ini bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa tetap berkunjung ke blog saya, karena postingan yang baru menanti :)
kali ini saya akan menulis sebuah kisah singkat yang memiliki makna untuk kita semua...
Cerita ini saya dapat dari senior saya seorang mufassir yang hafidz hehe. mungkin kisah ini sedikit ada perbedaan, karena saya yang menulis :D, tapi maksud dan tujuannya sama...
simak yaa
![]() |
Uang seratus ribu, kita semua pasti mengetahuinya karena seratus ribulah mata uang terbesar di Indonesia. Ketika uang seratus ribu ada ditangan kita, kita pasti menjaganya agar tidak terlipat-lipat apalagi kusam seperti uang seribu perak. Singkat cerita seorang guru di sebuah sekolah ketika dia memberikan pelajaran lewat uang seratus ribu di kelas.
Dengan memegang uang seratus ribu sembari mengangkat uang itu keatas sang guru berkata "Siapa yang mau uang ini?". Semua murid pun mengangkat tangan dan berkata "Saya mau".
kemudian guru itu meremas uang itu dengan tangannya dan berkata "Sekarang siapa yang mau uang ini?". Kembali semua murid mengangkat tangan dan mengatakan "Saya mau."
Selanjutnya dia melemparkan uang itu kelantai dan menginjaknya dengan sepatu sampai uang itu menjadi kotor ia pun berkata "Sekarang siapa yang mau ini?." Tetap saja semua murid mengangkat tangan dan mengatakan "saya mau."
Saat itulah sang guru memberikan palajaran terhadap muridnya, dia berkata "Inilah pelajaran kalian hari ini, dengan cara bagaimanapun kalian mengubah bentuk mata uang ini tidak akan pernah berpengaruh pada nilainya. Jika dikiaskan dengan kehidupan bagaimanapun kalian dihina, diremehkan, direndahkan, dilecehkan bahkan difitnah, kalian harus tetap yakin bahwa nilai hakiki kalian tidak akan pernah tersentuh, kalian akan teteap berdiri kokoh, secara otomatis kalian memaksa orang lain mengakui harga diri kalian, namun bila kalian kehilangan kepercayaan terhadap diri kalian sendiri, saat itulah kalian kehilangan segala-galanya.
Demikianlah sebuah kisah singkat dengan pelajaran yang ada didalamnya, semoga ini bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa tetap berkunjung ke blog saya, karena postingan yang baru menanti :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar